Jumat, 13 Maret 2020

Jumat, 13 maret 2020

Pembelajaran bahasa Lampung kelas 6 




Pembelajaran bahasa Lampung kelas 4 
Sakiman atau teteduhan artinya teka-teki dalam bahasa Lampung. Teka teki itu berupa pertanyaan yang isinya atau jawabannya yang hanya diketahui oleh si penanya saja dan diketahui oleh pihak lain yang telah diberitahukannya jawabannya.
                                                                                                                                           
Teka-teki sering digunakan oleh anak-anak untuk mengisi waktu senggang dalam bermain atau bergaul dengan kawan-kawan. Teka teki ini sering dipergunakan oleh bujang gadis untuk melengkapi acara muda mudi.

Berikut ini beberapa contoh teka-teki bahasa Lampung.
1.  Mengan sekalei betteng betahun-tahun. (O)
Mengan sekali betong butahun-tahun. (A)
Makan sekali kenyang bertahun-tahun.
Jawabannya : Lunan = bantal


2.   Jinno no agheng, munnei-munnei jadei andak. (O)
Jenno ni halom, muni-muni jadi handak. (A)
Mula-mula hitam, lama-lama jadi putih
Jawabannya : buwek/buwok = rambut

3.   Bulung di deh, wakak di unggak nyo ino.(O)
Bulung di bah, bakak di lambung api hina. (A)
Daun di bawah akar di atas.
Jawabannya : kelambeu gattung = kelambu gantung

4.   Mengan anjak ghango, mising anjak betteng. (O)
Mengan jak banguk, mising jak gelegh betong. (A)
Makan dari mulut, berak dari perut.
Jawabannya : gilingan paghei = gilingan padi

5.   Mengan anjak mato, mising ghang mato. (O)
Mengan jak mata, mising jak mata. (A)
Makan dari mata, berak dari mata.
Jawabannya : pen cair = pulpen cair
6.   Balak uleu jak takkai, liko dipekkem bubbai. (O)
Balak hulu jak tangkai, ghisok dibekom bebai. (A)
Besar kepala dari pada tangkai, sering dipegang ibu-ibu
Jawabannya : agheu = irus
7.   Nuwono balak anying kughuk badanno miring giccing. (O)
Lambanni balak kidang luwah kughuk badanni mighing. (A)
Rumahnya besar tetapi keluar masuk badannya miiring.
Jawabannya : kaccing kawai = kancing baju



Tidak ada komentar:

Posting Komentar