Taman Nasional Way Kambas adalah taman nasional perlindungan gajah yang terletak di daerah Lampung tepatnya di Kecamatan Labuhan Ratu, Lampung Timur, Indonesia. Selain di Way Kambas, sekolah gajah (Pusat Latihan Gajah) juga bisa ditemui di Minas, Riau. Gajah Sumatra (Elephas maximus sumatranus) yang hidup di kawasan ini semakin berkurang jumlahnya. Taman Nasional Way Kambas berdiri pada tahun 1985 merupakan sekolah gajah pertama di Indonesia. Dengan nama awal Pusat Latihan Gajah (PLG) namun semenjak beberapa tahun terakhir ini namanya berubah menjadi Pusat Konservasi Gajah (PKG) yang diharapkan mampu menjadi pusat konservasi gajah dalam penjinakan, pelatihan, perkembangbiakan dan konservasi. Hingga sekarang PKG ini telah melatih sekitar 300 ekor gajah yang sudah disebar ke seluruh penjuru Tanah Air. Di Way Kambas juga tedapat International Rhino Foundation yang bertugas menjaga spesies badak agar tidak terancam punah.
Identifikasi jenis kata dasar dan berimbuhan kalimat berpola dalam teks taman nanasion way kambas.
Jenis kata dalam bahasa Lampung sama halnya dalam bahasa Indonesia. Jenis kata terdiri atas:
1. Kata benda -->meja
2. Kata kerja -->lapah
3. Kata sifat --> ghajin
4. Kata keterangan-->mit pasagh
Kata dasar: kata asli yang belum mengalami awalan dan akhiran
Contoh: pedom, mejong, lapah
Kata imbuhan: kata yang mengalami penambahan awalan dan akhiran
Contoh: diwatko, akukko, ngegulai
Kalimat berpola SPOK
1. Sikam mengan.
S P
2. Sikam mengan mei.
S P O
3. Sikam mengan mei mit lamban.
S P O K
Rabu, 24 Juli 2019
Selasa, 23 Juli 2019
Jenis kata dan kalimat SPOK dalam teks kucing-kucing buta kelas iv
Jenis kata dalam bahasa Lampung sama halnya dalam bahasa Indonesia. Jenis kata terdiri atas:
1. Kata benda -->meja
2. Kata kerja -->lapah
3. Kata sifat --> ghajin
4. Kata keterangan-->mit pasagh
Kata dasar: kata asli yang belum mengalami awalan dan akhiran
Contoh: pedom, mejong, lapah
Kata imbuhan: kata yang mengalami penambahan awalan dan akhiran
Contoh: diwatko, akukko, ngegulai
Kalimat berpola SPOK
1. Sikam mengan.
S P
2. Sikam mengan mei.
S P O
3. Sikam mengan mei mit lamban.
S P O K
1. Kata benda -->meja
2. Kata kerja -->lapah
3. Kata sifat --> ghajin
4. Kata keterangan-->mit pasagh
Kata dasar: kata asli yang belum mengalami awalan dan akhiran
Contoh: pedom, mejong, lapah
Kata imbuhan: kata yang mengalami penambahan awalan dan akhiran
Contoh: diwatko, akukko, ngegulai
Kalimat berpola SPOK
1. Sikam mengan.
S P
2. Sikam mengan mei.
S P O
3. Sikam mengan mei mit lamban.
S P O K
Senin, 22 Juli 2019
Aksara lampung dan batasan materi kelas 4 dan 6
Aksara Lampung
Bentuk tulisan yang masih berlaku di daerah Lampung pada dasarnya berasal dari aksara Pallawa (India Selatan) yang diperkirakan masuk ke Pulau Sumatera semasa kejayaan Kerajaan Sriwijaya. Macam-macam tulisannya fonetik berjenis suku kata yang merupakan huruf hidup seperti dalam aksara Arab, dengan menggunakan tanda-tanda fathah di baris atas dan tanda-tanda kasrah di baris bawah, tapi tidak memakai tanda dammah di baris depan, melainkan menggunakan tanda di belakang.
Masing-masing tanda mempunyai nama tersendiri. Aksara Lampung hampir sama bentuknya dengan aksara Rencong (Aceh). Artinya, Had Lappung dipengaruhi dua unsur, yakni; aksara Pallawa dan huruf Arab.
Adapun Aksara Lampung terdiri dari huruf induk, anak huruf, anak huruf ganda dan gugus konsonan, juga terdapat lambing, angka, dan tanda baca.
1 . Huruf Induk
Aksara Lampung disebut dengan istilah kaganga, ditulis dan dibaca dari kiri ke kanan (pada Tabel 1 dibaca dari atas ke bawah). Huruf induk berjumlah 20 buah. Bentuk, nama, dan urutan huruf induk dikemukakan pada Tabel 1 dibawah ini.
Aksara Lampung disebut dengan istilah kaganga, ditulis dan dibaca dari kiri ke kanan (pada Tabel 1 dibaca dari atas ke bawah). Huruf induk berjumlah 20 buah. Bentuk, nama, dan urutan huruf induk dikemukakan pada Tabel 1 dibawah ini.
2. Anak Huruf
Anak huruf Kaganga ada 12 buah:
Nama masing-masing anak huruf itu adalah sebagai berikut:

a. Anak huruf yang terletak diatas huruf
1. ulan
2. bicek
3. tekelubang : ang
4. rejenjung : ar
5. datas : an
b. Anak huruf yang terletak dibawah huruf
1. bitan : dan
2. tekelungau : au
c. Anak huruf yang terletak di kanan huruf
1. tekelingai : ai
2. keleniah : ah
3. nengen : tanda huruf mati

a. Anak huruf yang terletak diatas huruf
1. ulan
2. bicek
3. tekelubang : ang
4. rejenjung : ar
5. datas : an
b. Anak huruf yang terletak dibawah huruf
1. bitan : dan
2. tekelungau : au
c. Anak huruf yang terletak di kanan huruf
1. tekelingai : ai
2. keleniah : ah
3. nengen : tanda huruf mati
Langganan:
Komentar (Atom)




